Episode 19 dari 60 · Sub Indo
Video tidak jalan? Ganti server. Server bertanda ↗ membuka player di tab baru.
Seorak dengan teh hijau yang tak pernah cukup empuk, dan ia sudah berjanji takkan kembali memilih kopi di sudut kelangkaan. Tapi di kedai kedua di sebelah, penjual kopi tua yang selama tiga puluh tahun diam itu tiba-tiba bertanya, bukan dengan kata. Lidahnya menyentuh cairan coklat muda, mengingat rasa gula aren yang dulu ia cicipi sebelum ada yang mengerti. Ternyata, rahasia yang ia coba lindungi selama puluhan tahun bukan tentang biji kopi. Ujung-ujungnya, ia harus memilih: kebenaran yang pedas, atau kenangan yang manis.